Browse By

Kamu Akan Lebih Minta Ditawan Saat Tahu Beginilah Karakter Polwan

Menjadi wanita berkekuatan luarbiasa dan menjadi superhero di muka bumi mengingatkan kita akan sosok Srikandi, Saras 008, Wonder Woman, Alice, Xena atau Super Girl dan lain-lain. Namun siapa sangka, sosok wanita berseragam POLRI ini juga tak bisa dipandang sebelah mata.

Hidup dan tumbuh dengan naluri wanita yang umumnya dianggap lemah tidak serta merta membuat para wanita ini menghapus profesi sebagai Polisi dari ketenagakerjaan kaum Hawa. Mereka memilihnya atas nama kepahlawanan, lebih dari sekedar batas luar rumah, para Polisi Wanita ini memilih jalanan sebagai medan juang.

Kamu yang masih membujang atau memilih jomblo berkepanjangan, siap-siap memilih untuk ditawan oleh para Polwan. Berikut kami mendapati sisi karakter seorang Polisi Wanita yang begitu menawan.

Baca dulu: Kak Seto – Gagal Menjadi Dokter Pilih Jadi Psikiater

Kuat Tapi Lembut

Hari Polwan

Tembak Aku , tembak Aku

Usia para Polisi Wanita memang relatif muda tapi tidak terlihat dari postur tubuhnya. Kuat dan keras, begitu jika dilihat sekilas. Melalui latihan fisik yang keras, para Polisi Wanita ini tetap kuat melawan kodrat. Mereka melupakan bahwa wanita begitu lemah seperti masa-masa Jahiliyah di berbagai pelosok dunia. Mereka berkeyakinan bahwa menjadi wanita tangguh seperti Alice dalam film Resident Evil bisa diwujudkan dalam dunia nyata.

Menjadi seorang Polisi memang harus begitu. Tak peduli dia bergender wanita sekalipun, kekuatan adalah modal. Tapi percayalah, kelembutan yang kuat juga tetap dimiliki oleh para Polwan ini. Silahkan datangi sendiri kantor Polisi terdekat atau dimanapun. Lihatlah bagaimana seorang Polwan berdiri, berjalan, duduk atau berbicara. Mereka terlihat kuat dan naluri kelembutan terasa melekat.

Pelit tapi Ramah

Hari Polwan

Ada yang mau Saya tilang? via ketemulagi.com

Polwan bisa dikatakan pelit sewaktu bertugas di jalan. Senyum manis seperti hilang dari tebaran debu dan asap kendaraan yang lewat bahkan menghantam wajah Polwan. Jadi tak heran jika siapapun yang melanggar aturan, jangan berharap mendapat kemudahan lolos dari jeratan. Jalanan keras bung, begitupun para aparatur negara kita ini. Keras dan pelit akan toleransi, tapi coba ingat-ingatlah. Keramahan menyeruak saat kamu disapa Polwan karena tak berhelm misalnya.

Polwan: “Permisi mas, tolong berhenti sebentar. Helmnya kemana?”

Otong: “Ini mbak, sengaja saya gak pakai.”

Polwan “Loh, kenapa?” tanya Polwan dengan ramah.

Otong: “Kan nunggu perhatian dari mbak…”

Polwan: “Tempe benerr sih kamu!!!!”

WARNING: Don’t try at the way!!!

Berwibawa Tapi Memesona

Hari Polwan

Sini bang, Saya tilang via ialdouz.wordpress.com

Berseragam dan berpangkat. Bertubuh tinggi dengan nada bicara lembut, tegas dan tepat bisa kita temukan dari sosok Polisi Wanita tanah air kita. Demikian tetap memesona sekalipun tak berok mini macam Sailormoon atau berpakaian dengan dada yang dibuat sesak seperti Super Girl.

Betapa berwibawa Polisi Wanita kita. Sat masyarakat berebut jalan raya dengan kendaraan yang beragam, para Polwan berdiri dan menggerak-gerakan tangan mereka searah jalur arus kendaraan. Betapa tetap tegar tubuhnya menghadapi kecelakaan dengan korban atau tersangka yang berlumuran darah. Atau mendapati keluarga korban yang dilanda duka, putusasa dan kesepian namun Polwan hadir memberikan pelukan. Kewibawaan Polisi Wanita dalam hal ini begitu terasa dan siapapun yang melihatnya akan mengatakan tanpa paksa,

“Mempesona…

“Segera jadikan aku tersangka mbak! Apapun kasusnya.

“Tawan aku di hatimu….”

Pahlawan Bersahaja

Hari Polwan

Mbak yuk, yu’re my really hero via bola.liputan6.com

Yang harus kita sadari, lebih dari seorang ibu, para polisi wanita yang belum menikahpun sudah begitu berani bertekad melindungi dan mengayomi masyarakat di sekelilingnya. Masyarakat kita bahkan para kaum hawa khususnya bukanlah anak-anak yang dilahirkan mereka, juga bisa jadi bukan dari sanak saudara mereka. Karena para Polisi itu, sekalipun wanita menjunjung tinggi arti dari kepahlawanan. Membantu dalam keamanan, menumbuhkan ketentraman dan menciptakan perdamaian.

Dirimu yang berprofesi sebagai Polisi Wanita tentu tak banyak menerima perlakuan baik atau sanjungan indah. Orang-orang hanya tak banyak mengerti bahwa profesi Polwan itu sebetulnya beresiko tinggi. Tetaplah mengabdi pada Republik Indonesia ini, dan tawanlah dalam sanubarimu lelaki yang terpesona karena jasa kepahlawananmu itu. Eh.

Selamat berjuang, wahai Srikandi Jalanan!

Baca juga: Martha Tilaar – Gadis Tomboi yang Mengenalkan Indonesia Cantik

Comments

comments