Browse By

Jika UN Dihapus, 5 Kenangan Ini Gak Akan Ada Lagi

Entah ini kabar baik atau buruk, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy akan menghapus Ujian Nasional (UN) pada 2017 dan seterusnya. Masih nunggu persetujuan dari presiden sih, tapi kalau emang benar UN dihapus, adik-adik kita nantinya nggak akan punya cerita seru dan menegangkan kaya kita dulu. Banyak banget keseruan yang pernah kita alami, dimulai dari sebelum hingga sesudah UN.

Well, kali ini kami mau mengajak kamu untuk sedikit ber-nostalgia tentang indahnya masa lalu, iya, masa lalu bersama UN, bukan masa lalu bersama mantan.

Baca Dulu: Tuhan Mentakdirkan, Sakit Tak Akan Membuatmu Menyerah Pada Keadaan, Bukan?

Do’a bersama

UN itu identik sama do’a bersama, biasanya satu atau dua hari sebelum pelaksanaan semua siswa dikumpulin di lapangan buat berdoa bareng. Semuanya khusyuk, baik anak berandalan apalagi yang alim.

Seminar Motivasi

Atmosfir UN itu kaya The Hunger Games. Lulus hidup, nggak lulus ya mati. Biasanya, ada aja siswa yang mentalnya udah down sebelum berperang, ada yang kejang-kejang bahkan sampai ada yang kesurupan, serem ya. Nah, untuk mengatasi hal ini, pihak sekolah biasanya mengundang motivator atau nggak guru agamanya buat ngasih motivasi sama wejangan-wejangan menenangkan.

Biar lebih afdhol, di sesi akhir juga ada acara nangis berjama’ah.

Bikin Acara Lebaran Sendiri

Ini juga kadang jadi momen buat nangis berjama’ah. Siswa-siwa pada minta maaf ke guru-guru, berharap semua dosa yang pernah diperbuat dimaafkan dan dilancarkan segala urusan setelahnya. Intinya, minta maaf dan mohon doa restu biar bocoran UN-nya lancar.

Sujud Syukur Berjama’ah

Bukan Ujian Nasional namanya kalau gak ada sesi sujud syukur berjama’ah. Biasanya sesi ini dilaksanakan setelah keluarnya pengumuman kelulusan, lalu disusul isak tangis penuh kepuasan. Di UN itu emang banyak momen mengharukan. Dikit-dikit nangis, lulus nangis, gak lulus, apalagi.

Nembak Gebetan yang Tertunda

Para Pencinta Wanita biasanya memanfaatkan momen UN buat ngelakuin hal ini, nembak. Setelah adanya penundaan dengan alasan “Aku mau fokus UN dulu” ini saat yang tepat buat mengulang kesalahan yang sama, ditolak lagi. Tapi seenggaknya dengan alasan yang baru, “Aku mau fokus kuliah dulu” wassalam!

Bener kan 5 kenangan yang sudah dipaparkan di atas, nggak akan dirasain lagi sama adik-adik kita nanti, jika UN dihapus. Kemungkinan sih, cuma ganti nama, ujian mah tetap aja ada. Nah, kalau kalian punya kenangan sendiri tentang UN, bagi-bagi di kolom komentar ya, biar semesta tahu.

Baca Juga: Tentang Kamu yang Tegar dan Bersabar

Comments

comments