Browse By

Untuk Kamu Yang Begitu Berarti, Terimakasih dan Terimakasih Sekali

Lazada Indonesia

Menjalani hidup seorang diri adalah kehampaan tak terperi. Seperti Nabi Adam yang diturunkan ke bumi, berjalan kaki puluhan tahun dan bertemu Siti Hawa adalah jawaban dari kehampaan untuk kebahagian paling utama.

Untuk kamu yang sekarang bersamaku, kamu kunilai begitu berarti. Ada 4 hal yang kudapati selama ini darimu tanpa kamu sendiri tahu bahwa kamu melakukannya dengan begitu memesona.

Memahami dan Penyabar

good-morning-image-for-couple

Terima kasih sayang via www.goodmorningx.com

Kamu yang memahamiku, sejatinya telah melihat dan bersiap jauh kedepan sebelum memutuskan untuk menjalin cinta ini. Kamu paham dan meyakini bahwa cinta tak melulu soal duduk bersama dan mengumbar kata-kata asmara. Kamu paham bahwa aku atau kamu juga memiliki waktu khusus untuk belajar atau bekerja, dengan tidak mengganggunya.

Kamu bisa begitu paham bahwa beberapa waktu khusus yang kuminta adalah caraku untuk berbuat lebih fokus dan bisa belajar arti profesional. Ini adalah amanah manusia dan pencipta-Nya untukku saat ini agar nanti bisa menjadi insan berhasil di masa depan. Aku, kamu, keluarga dan anak-cucu kita kelak berbahagia karenanya. Begitu pikirmu bukan?

Kamu juga bersabar saat tahu aku sedang menikmati momen-momen kebersamaan bersama teman-temanku atau sanak saudaraku. Sesekali kamu dalam kesabaranmu tetap bisa menjaga komunikasi. Bertanya kabar dan mengabarkan. Bersapa dan berbalik sapa. Ah kamu memahami bahwa kita seperti jaringan telepon. Tetap terhubung walau berjauhan, dan tetap memiliki ikatan walau tak langsung berdampingan. Dari jauh kukatakan,

“Terimakasih…”

Pengertian dan Pintar

Makasih Sayang, udah mau nemenin Aa ng-cat via

Makasih Sayang, udah mau nemenin Aa ng-cat via www.vemale.com

Kamu yang mengertikanku memberikanku ruang bergaul lebih sebagaimana makhluk sosial di belahan bumi lainnya. Kita saling mengerti bahwa hidup harus juga bergaul dengan sesama walau apapun perbedaannya. Karena kelak keharusan ini akan membuat kita dirasakan, dikenal dan diakui kehadiranya oleh mereka, teman-teman dan penduduk seisi bumi.

Kamu yang berharga bisa tampil pintar saat aku tak ada. Jam sibukku kamu siasati dengan melakukan kegiatan lain. Kamu tahu saat aku yang sedang kumpul bersama teman-temanku, kopdar malam mingguan dengan acara bakar ayam misalnya. Untuk apa ambil pusing dan pikiran diliputi kekhawatiran mendua dengan wanita atau pria lain, pikirmu. Ini malah kamu jadikan kesempatan untuk juga bisa beraktivitas lain.

Akan luar biasa, pikirmu lagi jika kamu yang belum bisa memasak malah berinisiatif belajar memasak. Ketimbang sendiri dan merasa sepi kamu mengajak temanmu atau saudara terdekatmu untuk memasak bersama. Bisa belajar memasak nasi dan ayam bakar atau masakan favorit pasanganmu. Kamu bisa berfoto ria setelahnya dan mengirimkannya langsung ke pasangan kamu.

“Untuk waktu kita bersama, aku siap memasak dengan penuh cinta.”

Ah hingga kemudian kamu yang bisa tampil pengertian menjadi semakin begitu menggemaskan dalam hidupku.

“Terimakasih…”

Baca juga: 5 Jurus Pesona Lelaki Di Luar Kegagahan dan Ketampanan Fisik

Mendukung dan Mengapresiasi

Mendukung dan Mengapresiasi

Mendukung dan Mengapresiasi via datingtips.match.com

Memiliki hobi adalah bentuk penyelamatan dari aktivitas rutinitas yang membosankan. Bersamamu, bercerita dan bercanda juga melegakan memang, tapi saat kau tak ada melakukan hobi adalah solusinya.

Aku tak percaya saat kamu malah mendukungku dengan membebaskan waktu tambahan untuk hobiku. Hobiku yang kamu saksikan sendiri berbuah menjadi prestasi, membuat kamu senang dan merasa turut menjaganya. Tentu tak apa, karena aku bisa meraihnya juga karena kamu yang berharga dan mendukungku dengan bijaksana.

Di lain waktu, tanpa aku duga dan aku pikir tak direncanakan kamu tersenyum begitu manis dan mengucapkan kata, “Selamat atas keberhasilanmu ya…”

Tidak dengan materi kamu mengapresiasinya, tapi bagiku memberikanku ruang lebih selama ini dan mendukungnya adalah penghargaan paling tak ternilai.

“Terimakasih…”

Santai dan Perhatian

santai dan perhatian

Sayang, Aku padamu selamanya via www.pinterest.com

Bekerja, menjalani hobi atau aktivitas apapun yang aku jalani tanpamu, kamu sikapi dengan santai. Karena cinta membawa kesan membahagiakan. Jadi biarlah mengalir tanpa dibuat rumit dengan teori-teori atau ramalan asmara yang terkadang menimbulkan keresahan.

Kamu yang dilanda rindu dengan begitu malu-malu mengabarkan atau memberi perhatian kecil untukku. Aku tersenyum bahagia, karena membuatku yakin bahwa itulah caramu membuktikan kalau kamu tak lekang mencintaiku. Memberikanku ruang tapi tetap memberikan perhatian adalah hal yang bisa menghadirkan kerinduan. Hingga berjumpa denganmu membuat hidup ini dan kehadiranmu di hidupku terasa berarti.

“Terimakasih…”

Kamu yang sampai saat ini bersamaku seperti mampu membaca isi hati dan pikiranku. Sesibuk apapun aku dengan pekerjaan dan hobi yang mengisi slot waktu luang tetap butuh momen bersama. Bukan pada ruang lain, tapi hanya di hatimu yang lapang dan cintamu yang kuat untukku hidup berbahagia. Terimakasih dan terimakasih sekali untukmu yang begitu berarti….

Baca juga: 4 Ungkapan dari Perempuan yang Harus Disikapi dengan Peka oleh Laki-laki

Comments

comments